BERIKAN HAK KAMI
Assalamu'alaikum wr. Wb.
Dengan Hormat,
Sehubungan dengan berakhirnya
pekerjaan siring di tempat kami Jalan Panglima Batur RT. 4 Kelurahan Ulu
Benteng Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala, maka dengan mengajukan
permintaan sebagaimana pokok surat di atas.
Jalanan kami ini adalah jalanan
asal dan termasuk wilayah Marabahan Kota, zaman dulu tidak pernah longsor apalagi
dengan adanya rumah penduduk ditepi sungai Barito. Lebih-lebih lagi dibuatkan
siring dari ulin oleh pemerintah daerah. Ukhuwah persatuan, kekompakan cukup
baik aktifitas dalam bekerja dan bermasyarakat bejalan dengan lancar dan baik
Setelah pembuatan siring masyarakat merasakan resah gelisah segala kegiatan
aktifitas di jalanan terhenti dari sangat merugikan masyarakat.
Tujuan pemerintah membuat siring
adalah untuk keindahan kota dan kesejahterain penduduk, tetapi sekarang ini
sebaliknya karena para pekerjanya/pemborongnya tidak profesiona/tidak tenaga
ahlinya maka terjadilah siringnya tersebut ambruk total sampai kejalanan,
halaman dan teras rumah penduduk, serta Moshola tempat kami beribadah yang baru
selesai kami bangun ikut rusak apabila air pasang di dalam moshala tersebut
digenangi air, pembangunan langgar ini adalah swadaya masyarakat yang lamanya
3-4 tahun dana dikumpulkan dana masyarakat dan ada juga dari pemerintah daerah.
Jumlah biaya untuk membangun
Moshola tersebut + Rp 150.000.000 (seratus lima pulut juta), dengan
robohnya siring dan beberapa kerusakan lainnya berarti berapa uang negara/rakyat
terbuang percuma, disamping masyarakat yang kena imbasnya menderita. .
Kami lihat di Plang pembangunan
siring itu menggunakan dana APBN tahun 2011 sebesar Rp 7.624.891.000 (tujuh
milyar enam ratus dua puluh empat juta delapan ratus sembilan puluh satu ribu
rupiah), seandainya dana sebesar itu dibangunkan siring dari ulin seperti dulu
dan jalanannya di aspal sampai ke kodim 1005 tentu masih ada sisanya,
masyarakat dapat menikmati jalanan tersebut daripada siring yang sekarang ini.
